Minggu, 02 Agustus 2015

Perjuangan itu lebih berat.......

Euforia yang tak terkira, ketika palu kayu itu diketuk. Senyum lebar terus menghiasi sepanjang hari. Aku Lulus. Sebuah kata sederhana namun membutuhkan perjuangan yang berat untuk dapat mengucapkannya. Segala jerih payah dan perjuangan yang harus dilalui telah berakhir.

Tugas yang menumpuk, yang selama ini membukit dan membebani pikiran telah sinar. Bebas dan lepas, terbang jauh dan melayang tinggi tanpa hambatan. Rasa puas menyelimuti, memberikan kehangatan di alam mimpi hanya karena 2 buah kata yang senantiasa menggema. Aku Lulus...

Namun, semua kebahagian seakan terkikis perlahan tapi pasti. Ibarat batu yang terkikis oleh butiran air. Sekuat apapun ia pasti akan hancur. Remuk tak berdaya. Euforia kata "Aku Lulus" terganti oleh kata lain, "Kerja Dimana." Rangkaian kata yang senantiasa membuat renungan yang dalam, sedalam samudra yang mampu menenggelamkan apapun yang melintasinya.

Ternyata, perjuangan setelah tamat kuliah lebih berat, wahai para sarjana pejuang ijazah. Engkau akan terombang ambing oleh kejamnya persaingan. Tubuhmu yang tegar perlahan akan bungkuk oleh setiap cemooh yang melihatmu berdasarkan hukum ekonomi. Perjuanganmu masih panjang, kawan.

Dulu, kita hanya diajarkan ilmu untuk mendapatkan indeks prestasi. Sebuah pernyataan yang tersurat dalam bentuk angka dan huruf. Pikiranmu pun hanya terpaku untuk mendapatkan lembaran transkrip yang anggun. Semua engkau abaikan dan tak dipedulikan. Dunia sosialmu hilang begitu saja.

Apa yang engkau lakukan, bukanlah hal yang salah, teman. Tapi jangan itu menyeretmu terlalu jauh. Pengalaman dan Relasi. Itu merupakan modal yang penting itu mengarungi lautan ini. Ibarat kapal yang kuat dan hebat, akan hancur berkeping-keping bila tak dinakhodai oleh pengalaman yang kuat dan relasi yang mendukung.

Namun, tidak ada kata terlambat meskipun engkau telah terbawa arus. Tentukan sikapmu sekarang. Perbanyak pengalaman dan relasimu. Percayalah, pertolongan oleh-Nya takkan pernah terlambat. Diam menunggu mati, atau hidup melawan badai. Make your choice, :D

0 komentar:

Posting Komentar